Friday, November 13, 2015

Radha Sarisha

 KTF UI terbentuk pada tahun 2008, didirikan oleh kak Anneke Puspa (Administrasi Niaga 2007). Nama Radha Sarisha yang berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti prestasi yang membanggakan. Nama Radha Sarisha ini juga dibuat pada saat KTF pergi ke Eropa untuk melakukan Misi Budaya, supaya ada namanya, maka dicetuslah nama Radha Sarisha.

 Kak Anneke merupakan staff BEM FISIP UI departemen seni budaya, ketika itu  di FISIP belum ada kegiatan menari, maka dulu latihannya masih belum mempunyai tempat  yang pasti, seperti latihan di selasar gekom, sampai akhirnya mendapat ruangan di gedung F lantai 3.

 Dulu KTF hanya memiliki dua tarian, dan kedua-duanya adalah tarian tradisional. Lama kelamaan tarian di KTF bertambah menjadi banyak, sampai saat ini ada sekitar 20 tari tradisional yang ada di KTF. Sedangkan tari modern baru aktif sekitar tahun 2010, karena pada saat itu yang masuk ke dalam KTF modern adalah anak-anak yang dulunya sudah pernah ikut dance dan mengikuti banyak lomba. Kalau pemusik juga mulai ada sejak mau Misi Budaya pertama (tahun 2011).

  Di KTF, selalu ada latihan rutin atau biasa disebut latihan reguler (latreg), namun bukan cuma latreg, KTF sering juga mendapat job yang didapat lewat manager, manager tahun ini adalah kak Imel (Adm. Fiskal 2013).

 KTF sudah tiga kali mengikuti misi budaya, misi budaya pertama tahun 2011 di Eropa, misi budaya kedua tahun 2012 juga di Eropa, dan tahun 2014 di Utah. Selain itu KTF juga pernah ke Filipina, Thailand, dan Malaysia untuk mengikuti festival-festival.

 Menurut ketua KTF UI 2015, kak Mila, dengan mengadakan pagelaran dan ikut misi budaya secara selang seling tiap tahunnya itu ada alasannya, yaitu karena kalau tiap tahun KTF hanya ikut misi budaya, seakan-akan KTF tidak berbuat apa-apa untuk di Indonesianya sendiri dan juga di FISIP. Maka diadakanlah pagelaran, pagelaran juga bisa hitung-hitung sebagai latihan untuk misi budaya di tahun selanjutnya. Sebelum kontingen tari pergi melakukan misi budaya, biasanya diadakan gelar pamit, gelar pamit tahun 2012 dan tahun lalu dilaksanakan di Graha Bakti Budaya.

 Jumlah laki-laki di KTF menurut kak Mila masih lebih banyak FISIP dibandingkan fakultas lain, padahal dulu di KTF tidak ada laki-lakinya, namun di tahun 2012 mulai banyak laki-laki yang mendaftar KTF seperti ka Haris, kak Jafar, dan kak Diko. Selain itu di bidang prestasi juga meningkat, pagelaran bukan cuma tradisi lagi, tapi dua yang lainnya (modern dan musik) juga bagus, dari segi job, tawaran job juga banyak. Selain itu tawaran untuk ke luar negri juga meningkat.

 Namun KTF masih memiliki PR, menurut kak Mila dia tidak mau kalau banyak tampil, tapi hanya sekedar tampil, harus ada regenerasi tarian, dan kalau mau ada job harus benar-benar dikontrol oleh sie. tari-nya karena ketika kita memiliki tanggung jawab untuk tampil semaksimal mungkin. Selain itu masalah ruangan juga masih menjadi PR bagi KTF, sampai sekarang belum ada kabar jelas lagi dari kemahasiswaan sejak KTF juara I di UI ArtWar 2014.


KTF telah mengikut banyak sekali event, berikut ini adalah video mengenai beberapa event-event yang diikuti KTF.



Sumber:
Kak Kamila Shaumi (Ketua KTF 2015), Instagram @ktfui, dan blog ktf ktfuiradhasarisha.wordpress.com

Sunday, November 8, 2015

Being 19 and Blessed.

Hi everyone!

I know it's kinda late to post this but it's 1 am and I dont know what to do, so well i'm just gonna write my 19th birthday which was one of the best birthday so far~

00:00

Belum bisa tidur karna masih ada beberapa hal yang harus dipikirin dan sekalian ngarep siapa tau dia (yang gue kira ketiduran) somehow bangun dan nelfon gue dan jadi orang pertama yang ngucapin. But it turns out malah orang lain dan sampai 00:01 belum ada juga tanda-tanda dia bangun. Jadi dengan super duper bete, gue menjauhkan hp dan mencoba tidur.

00:11

HAHA. ga nyangka bisa didatengin jam 12 sama dia. Ekspektasi gue adalah dia nelfon, bukan nyamperin ke rumah.

For the first time in my entire life dikasih kue jam 12 sama temen (hehe).



Siangnya di kampus, gue janjian sama anak RTO untuk ngomongin dekorasi AJS buat pelepasan kontingen. Kita awalnya janjian di takor tapi mereka gak dateng-dateng akhirnya gue pindah ikut temen-temen gue ke gedung M. Tapi terus Putri ngeline gue dan bilang kalo dia dan anak-anak RTO pada nunggu di bangmen buat rapat, jadi tanpa ada perasaan geer or anything, gue nyamperin mereka ke bangmen. TAPI TERNYATA ITU SEMUA BOHONG :(

Ternyata mereka bukan mau ngomongin dekor pelepasan, tapi malah kasih kue HAHA terharu dikasih kue sama maba-maba lucu kesayangan.



Setelah dari bangmen balik lagi ke gedung M buat nunggu malem karena malemnya mau ada bikin instalasi, terus mesen oreo paw di kongcow, eh sama mbak-mbak kongcownya dikasih lilin. 
lol lol lol.



Gak lama kemudian, dikasih kue sama Ladies yang sebetulnya surprisenya udh super fail karna gue mergokin mereka lagi masang lilin di Next Door, dan pas mereka lagi bawain kuepun gue lg nengok ke belakang, alhasil gue udah tau duluan. Tapi mereka nyuruh gue sok-sok kaget buat dipost di snapchat. 
Iyain aja ya, untung sayang.

(Lilin inventory Ladies)



Sekitar maghrib, dia minta gue buat nemenin dia ke tempat fotocopy, tapi gue tolak terus karna mepet buat gue ketemuan sama anak-anak fisjur, terus dia nyamperin gue ke takor dan akhirnya gue diizinin sama anak-anak fisjur untuk absen dari segala kegiatan yang berhubungan dengan fisjur di hari itu karna gue lagi ulang tahun hihu.

Ternyata pas ke tempat parkir, sekelompok manusia keluar dari mobil dia. Abis kaget-kaget dan niup lilin kita lanjut ke fib buat kasih surprise ke temen gue yg ulang tahun juga di hari yang sama. 
Sekelompok manusia ini adalah orang-orang yang gak pernah absen untuk ada di ulang tahun gue, walaupun kayaknya belum pernah foto full team dengan posisi gue & riska megang kue, hix.
Dari yang dulu ngasi kuenya masih niat, masih beli 'kue' beneran, sampe akhirnya sekarang asal beli apaan aja yang bisa dijadiin 'kue', asalkan bisa ketemuan.

Selalu pengen ngepost tentang mereka tapi belum nemu saat yang tepat. Tapi pasti suatu saat bakal bikin satu postingan khusus tentang anak-anak ini.

(- naura, guli, randhika, maman dhimas, emma, risya)


Hari Sabtu tanggal 31 Oktober, setelah main truth or truth di teambuilding fisjur, dan setelah dikerjain ampe malu sama anak-anak fisjur, tiba-tiba dinyanyiin happy birthday, terus salah satu anak fisjur (lupa siapa) ngasi korek dan nyuruh gue untuk niup. 

DANNN dikasih ini sama mereka. 
Sweet sekali ya anak-anak fisip juara ini :")



Mungking ulang tahun udah nggak semenyenangkan dulu pas masih kecil, di saat gue selalu nunggu ulang tahun supaya bisa minta dibeliin apapun yang gue mau sama papa. Semakin besar, gue masih bersyukur banyak orang yang masih inget dengan ulangtahun gue, apalagi sampe meluangkan waktunya buat nemuin gue di waktu-waktu sibuknya.

BYE!

- Tiara Disya -